Saham OASA (PT Protech Mitra Perkasa Tbk) berita prediksi analisa bisnis di 2026

 


PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) berdasarkan data terkini per Januari 2026.

Berita Terkini (Januari 2026)

  • Lonjakan Harga & UMA: Pada pertengahan Januari 2026, saham OASA mengalami lonjakan harga yang tajam (sempat menyentuh Rp 484/saham, naik >24% dalam sehari). Hal ini menyebabkan BEI menetapkan status UMA (Unusual Market Activity) untuk memperingatkan investor.

  • Kinerja Keuangan Tertekan: Meskipun harga saham naik, kinerja fundamental justru melemah. Per Kuartal III (Q3) 2025, perusahaan mencatatkan Rugi Bersih sebesar Rp 13,3 Miliar, berbalik dari laba pada periode yang sama tahun sebelumnya.

  • Realisasi Proyek: Fokus utama saat ini adalah penyelesaian proyek PSEL (Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik) di Jakarta (Cakung) dan Tangerang Selatan yang ditargetkan beroperasi penuh/COD (Commercial Operation Date) pada tahun 2026 ini.


Aksi Korporasi: Rights Issue & Private Placement

  • Private Placement (2025): Pada September 2025, OASA merancang Private Placement (Penambahan Modal Tanpa HMETD) sebanyak ±634 juta lembar saham (10% modal disetor) di harga nominal Rp 100. Tujuannya untuk modal kerja dan pengembangan proyek PSEL.

  • Riwayat Rights Issue: OASA sebelumnya melakukan Rights Issue besar-besaran pada akhir 2022/awal 2023 untuk mendanai pivot bisnis ke energi terbarukan (mengakuisisi 50% saham PT Indoplas Makmur Lestari).

  • Status Saat Ini: Investor harus memantau apakah Private Placement 2025 tersebut sudah terserap penuh oleh investor strategis atau belum, karena ini akan mempengaruhi dilusi saham publik.


Lini Bisnis Utama & Sampingan

  • Bisnis Utama (New Economy):

    • Waste-to-Energy (PSEL): Mengolah sampah menjadi listrik. Proyek andalan di Cakung (Jakarta) dan Cipeucang (Tangsel).

    • Biomassa: Pabrik wood chip untuk co-firing PLTU (campuran batubara) di Bangka Belitung dan Blora.

  • Bisnis Sampingan/Legacy:

    • Konstruksi dan Telekomunikasi (warisan dari nama lama PT Protech Mitra Perkasa Tbk). Lini ini perlahan dikurangi porsinya untuk fokus penuh ke EBT (Energi Baru Terbarukan)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saham perkapalan lagi naik 2026

Berita konglo group bakrie 2026